{"id":1495,"date":"2024-12-29T06:45:20","date_gmt":"2024-12-29T06:45:20","guid":{"rendered":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/?p=1495"},"modified":"2024-12-29T06:48:15","modified_gmt":"2024-12-29T06:48:15","slug":"anak-penjual-pecel-horog-horog","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/","title":{"rendered":"Anak Penjual Pecel Horog-Horog"},"content":{"rendered":"<p>29 Desember 2024<\/p>\n<h1><strong>Anak Penjual Pecel <em>Horog-Horog<\/em><\/strong><\/h1>\n<p>Oleh Kartika Catur Pelita*<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1498\" src=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ilustrasi-cerpen-anak-penjual-pecel-horog-horog.jpg\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"650\" srcset=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ilustrasi-cerpen-anak-penjual-pecel-horog-horog.jpg 1600w, https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ilustrasi-cerpen-anak-penjual-pecel-horog-horog-300x300.jpg 300w, https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ilustrasi-cerpen-anak-penjual-pecel-horog-horog-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ilustrasi-cerpen-anak-penjual-pecel-horog-horog-150x150.jpg 150w, https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ilustrasi-cerpen-anak-penjual-pecel-horog-horog-768x768.jpg 768w, https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ilustrasi-cerpen-anak-penjual-pecel-horog-horog-1536x1536.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><\/strong><\/p>\n<p><em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p><em>Aku ingin jadi penulis karena aku sayang pada kehidupan\u00a0\u00a0 <\/em><\/p>\n<p><em>Aku ingin jadi pengarang agar kelak namaku dikenang\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/em><\/p>\n<p><em>***\u00a0\u00a0\u00a0 <\/em><\/p>\n<p>Malam telah larut. Syarifah Aulia selesai membantu Emak menyiapkan dagangan pecel horog-horog untuk esok hari. Gadis enam belas tahun itu sudah selesai pula mengerjakan PR. Sekarang saatnya ia menekuni hobinya: menulis cerpen.<\/p>\n<p>Syarifah mengambil buku tulis setebal 200 halaman. Mencari tulisannya berupa draft cerpen yang ditulis tangan. Tulisan ceker ayam. Sebelum nanti diketik ulang di komputer sekolah. Wali kelasnya yang tahu jika Syarifah suka menulis cerpen, merekomendasikannya menggunakan komputer di sekolah.<\/p>\n<p>Sekarang Syarifah sudah memiliki ponsel bekas. Dia bisa mengetik di sana. Tetapi dia berangan kelak memiliki komputer atau laptop. Namun, keinginannya sepertinya harus dipendam. Kondisi ekonomi keluarganya belum memungkinkan. Bapak bekerja sebagai <em>manol<\/em> di penggergajian kayu. Upah bapak hanya cukup membiayai kehidupan setiap hari, termasuk biaya sekolah Syarifah dan ketiga adiknya. Pendapatan Emak dari jualan pecel <em>horog-horog<\/em> untuk bayar listrik, iuran RT, dan\u00a0 uang saku keempat anaknya.<\/p>\n<p>Syarifah asyik mengembara dengan imajinasinya, yang diwujudkan di dalam\u00a0 rangkaian kata-kata yang ditulis pada selembar kertas. Saking asyiknya tidak menyadari Emak memasuki kamar mungilnya.<\/p>\n<p>\u201cBelum tidur, <em>Ndhuk<\/em>?\u201d<\/p>\n<p>\u201cBelum, Mak. Lagi nulis cerpen. Mumpung lagi <em>mood<\/em> dan banyak ide, Mak.\u201d<\/p>\n<p>\u201cCerpen itu apa sih, <em>Ndhuk<\/em>?\u201d tanya Mak. \u201cMak saat sekolah MTS pernah dengar tetapi tidak paham. Cerpen itu sejenis cerita ya?\u201d<\/p>\n<p>\u201cIya, Mak. Cerpen itu cerita, tepatnya cerpen itu singkatan dari cerita pendek. Cerpen itu cerita rekaan, cerita karangan, Mak. Idenya bisa dari pengalaman pribadi ataupun pengalaman orang lain.\u201d<\/p>\n<p>\u201c<em>Ndhuk<\/em>, apakah kalau menulis cerpen bisa dapat uang?\u201d<\/p>\n<p>\u201cBisa, Mak. Cerpen yang sudah selesai kita kirim ke koran atau majalah. Nanti diseleksi, dinilai, Mak. Jika lolos dan dimuat, penulisnya dapat uang. Istilahnya dapat honor.\u201d<\/p>\n<p>\u201cKamu pernah dapat honor, <em>Ndhuk<\/em>?\u201d<\/p>\n<p>\u201cBelum, Mak. Aku pernah kirim cerpen ke koran dan majalah, dan naskahnya dikembalikan. Itu artinya belum layak dimuat, Mak. Yang kirim cerpen itu banyak. Tulisan mereka mungkin lebih bagus, karena mereka lebih senior. Aku harus banyak berlatih menulis cerpen, sehingga suatu hari nanti karyaku bisa dimuat media. Doain, ya, Mak.\u201d<\/p>\n<p>\u201cAmin.\u201d<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Pada kelas 10 A, Bu Guru Resti mengampu pelajaran bahasa Indonesia. Syarifah sangat menyukai pelajaran bahasa Indonesia, apalagi ketika Bu Guru mengajarkan sastra. Pengetahuan Syarifah bertambah seiring waktu. Bu Guru Resti merekomendasikan buku-buku yang sebaiknya dibaca Syarifah, demi menunjang modal kemampuannya\u00a0 menulis.<\/p>\n<p>Siang itu, seusai mengajar, Bu Guru Resti mengabarkan, \u201cMulai bulan depan ada kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik dan sastra. Setiap hari Sabtu. Pengampunya sastrawan nasional bernama Segara Putra.\u201d<\/p>\n<p>Syarifah terhenyak, mencari nama Segara Putra di <em>Google<\/em>. Segara sudah menulis ratusan cerpen dan dimuat media lokal dan nasional.<\/p>\n<p>\u201cBu Guru, apakah benar Segara Putra adalah sosok ini,\u201d\u00a0 Syarifah menunjukkan foto seorang teruna di dalam ponselnya.<\/p>\n<p>\u201cBetul, \u201c Bu Guru Resti mengiyakan.<\/p>\n<p>\u201cSegara ternyata berasal dan tinggal di kota ini, Bu.\u201d<\/p>\n<p>\u201cSemula Ibu juga tidak tahu, karena Segara ini tidak suka dipublikasikan. Padahal karya beliau bermutu dan kerap meraih penghargaan. Segara Putra penulis atau sastrawan nasional. Ada kawan Ibu yang kebetulan satu almamater dengan Segara. Ibu meminta tolong untuk mengenalkan Ibu pada Segara. Beliau ternyata orangnya sangat baik. Beliau bersedia memberikan pelatihan sastra, padahal kegiatannya berjibun. Makanya Ibu berpesan pada kalian bersungguh-sungguh belajar ketika diampu oleh Segara. Sebuah kesempatan yang tidak sembarang orang bisa bertemu dan belajar pada Segara, penulis nasional sarat prestasi.\u201d<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Segara Putra mengajarkan teori dan praktik jurnalistik kelas pemula. Pada bulan berikutnya, mengajarkan menulis cerpen. Segara mengajarkan secara mendetail unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen. \u201cTulis apa yang ada di dalam kepala. Menulis paling mudah adalah berdasarkan pengalaman. Tulislah pengalaman paling berkesan dalam hidup kalian. Nanti saya ajarkan cara menulis cerpen atau novel berdasarkan pengalaman atau kisah nyata.\u201d<\/p>\n<p>Delapan anak didik manggut. Syarifah\u00a0 menuliskan pengalamannya membantu berjualan horog-horog pecel di rumah. Segara senang membaca cerpen karya Ifah berjudul \u2018Anak Penjual Pecel <em>Horog-Horog<\/em>.\u2019<\/p>\n<p>Segara mengajarkan cara membuat judul cerpen yang keren, menulis pembukaan cerpen dan membuat <em>ending<\/em> yang <em>nendang<\/em>. Segara menceritakan proses kreatifnya sebagai\u00a0 penulis. Dulu dia menulis menggunakan mesin tik pinjaman. Ketika beberapa\u00a0 cerpen Segara dimuat di media dan mendapat honor, dia menabung untuk membeli laptop.<\/p>\n<p>Segara tekun dan rajin berlatih menulis, sehingga beberapa cerpennya dimuat media nasional yang honornya lumayan besar. Segara memenangi sayembara menulis tingkat nasional. Bukunya diterbitkan dan mendapatkan royalti. \u201cMenulis itu keberanian. Menulis itu aksi dan segera lakukan.\u00a0 Jangan suka menunda!\u201d<\/p>\n<p>Syarifah dan peserta lainnya menanamkan petuah Segara ke dalam hati. Siang di hari Sabtu cerah, Segara membagikan kabar penting. \u201cAda lomba menulis skenario film\u00a0 pendek. Siapa di antara kalian yang tahu apakah itu skenario?\u201d<\/p>\n<p>Syarifah mengacungkan tangan dan menjawab. Segara Putra mengiyakan dan menjelaskan rinci perihal skenario.<\/p>\n<p>\u201cBapak berharap di antara kalian mengikuti lomba menulis skenario film pendek ini. Lomba bisa dijadikan ajang belajar. Hadiah lomba lumayan besar. Bisa buat beli laptop dan berpuluh-puluh bakso. \u201d<\/p>\n<p>\u201cApakah menulis skenario sulit, Pak?\u201d tanya Kalia.<\/p>\n<p>\u201cDibilang sulit, ya tidak, dibilang mudah ya tidak juga,\u201d Segara mengulum senyum.<\/p>\n<p>Para peserta tersenyum.<\/p>\n<p>Segara melanjutkan. \u201cJika kalian sudah bisa menulis cerpen, saya yakin kalian bisa menulis skenario. Sekarang saya memberikan modul contoh skenario film. Ayo, silakan kalian simak.\u201d<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Syarifah, Kalia, Eva, dan Guntur mengikuti lomba menulis skenario film pendek. Segara Putra membinanya. Segara dan siswa berdiskusi untuk menemukan ide yang sesuai tema perlombaan. Segara mengajarkan cara menulis sinopsis dan premis skenario.<\/p>\n<p>Segara membaca naskah, memeriksa, memberi masukan dan revisi. Syarifah, Kalia, Eva, dan Guntur mengerjakan revisi.<\/p>\n<p>\u201cKetika mengikuti lomba, perhatikan kerapian naskah. Jangan ada salah ketik dan <em>typo<\/em>. Patuhi persyaratan teknis, misalnya: jenis huruf, ukuran huruf, ukuran kertas, jumlah halaman. Juga perhatikan saat mengisi formulir. Jangan sampai salah mengisi biodata. Sangat sayang jika naskah kalian bagus, tetapi tidak dinilai juri karena tidak lolos persyaratan administrasi.\u201d<\/p>\n<p>Syarifah dan teman-teman mengangguk. Mereka kelar menulis naskah dan mengirimkan berkas naskah via email.<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p><em>Tiiit<\/em>. Ada pesan WA dari\u00a0 Segara Putra. Berdebar hati Syarifah kala membukanya.<\/p>\n<p><em>Selamat<\/em>, <em>Syarifah<\/em>. <em>Kamu<\/em> <em>menjadi<\/em> <em>salah<\/em> <em>satu<\/em> <em>pemenang.<\/em><\/p>\n<p>Syarifah Aulia terpilih sebagai juara kedua di dalam lomba yang diikuti 200-an peserta.<\/p>\n<p>Syarifah bersorak senang, tetapi wajahnya merona malu saat tersadar ulahnya diperhatikan beberapa pembeli pecel <em>horog-horog<\/em>.<\/p>\n<p>Emak yang melayani pembeli bertanya. \u201c<em>Ana<\/em> <em>apa<\/em> <em>tah<\/em>, <em>Ndhuk<\/em>? <em>Bengok<\/em>&#8211;<em>bengok<\/em> <em>kaya<\/em> <em>wong<\/em> <em>edan<\/em>.\u201d<\/p>\n<p>\u201cMak, aku menang lomba.\u201d<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah.\u201d<\/p>\n<p>\u201cMak, aku akan dapat hadiah uang empat juta. Uangnya aku belikan laptop, ya?\u201d<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah.\u201d<\/p>\n<p>\u201cMak, besok Sabtu kita bikin horog-horog pecel yang banyak untuk Pak Segara dan teman-teman di sekolah, ya.\u201d<\/p>\n<p>***<\/p>\n<p>Kota Ukir, September-Oktober 2024.<\/p>\n<p><em>*) horog-horog<\/em>: olahan terbuat dari pati aren. Biasanya disantap dengan pecel atau bakso. Horog-horog makanan khas Jepara.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>===<\/p>\n<p><strong>*Kartika Catur Pelita<\/strong>, menulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Jawa. tulisan dimuat di puluhan media cetak-daring. Bukunya yang terbit: <em>Perjaka, Balada Orang-Orang Tercinta, Perempuan yang Ngidam Buah Nangka, Karimunjawa Love Story.<\/em> Buku berjudul <em>\u201cKembang Randu\u201d<\/em> memenangi juara 1 Sayembara Novela Basabasi 2023. Buku terbarunya jelang terbit: \u201c<em>Kunang-Kunang di Pelupuk Mata\u201d<\/em> Hyang Pustaka. Pegiat literasi dan founder Akademi Menulis Jepara (AMJ).<strong>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>29 Desember 2024 Anak Penjual Pecel Horog-Horog Oleh Kartika Catur Pelita* &nbsp; \u00a0 Aku ingin jadi penulis karena aku sayang pada kehidupan\u00a0\u00a0 Aku ingin jadi pengarang agar kelak namaku dikenang\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ***\u00a0\u00a0\u00a0 Malam telah larut. Syarifah Aulia selesai membantu Emak menyiapkan dagangan pecel horog-horog untuk esok hari. Gadis enam belas tahun itu sudah selesai pula mengerjakan &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Anak Penjual Pecel Horog-Horog<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1499,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"disabled","ast-breadcrumbs-content":"disabled","ast-featured-img":"disabled","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1495","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerpen"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.13 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Anak Penjual Pecel Horog-Horog - LiteraSIP<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Anak Penjual Pecel Horog-Horog - LiteraSIP\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"29 Desember 2024 Anak Penjual Pecel Horog-Horog Oleh Kartika Catur Pelita* &nbsp; \u00a0 Aku ingin jadi penulis karena aku sayang pada kehidupan\u00a0\u00a0 Aku ingin jadi pengarang agar kelak namaku dikenang\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ***\u00a0\u00a0\u00a0 Malam telah larut. Syarifah Aulia selesai membantu Emak menyiapkan dagangan pecel horog-horog untuk esok hari. Gadis enam belas tahun itu sudah selesai pula mengerjakan &hellip; Anak Penjual Pecel Horog-Horog Read More &raquo;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"LiteraSIP\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-29T06:45:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-29T06:48:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/thumbnail-cerpen-anak-penjual-pecel-horog-horog.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admLit3r4\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admLit3r4\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/\",\"url\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/\",\"name\":\"Anak Penjual Pecel Horog-Horog - LiteraSIP\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-12-29T06:45:20+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-29T06:48:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/9f576acc1ac16f7e3601817379e0143b\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Anak Penjual Pecel Horog-Horog\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/\",\"name\":\"LiteraSIP\",\"description\":\"Memperkaya Dunia Dengan Literasi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/9f576acc1ac16f7e3601817379e0143b\",\"name\":\"admLit3r4\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6c2628e77fe6c825dce8b8157d6ec60ba45e4d86cfa3330ae181844e5f9c11f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6c2628e77fe6c825dce8b8157d6ec60ba45e4d86cfa3330ae181844e5f9c11f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admLit3r4\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\"],\"url\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/author\/admlit3r4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Anak Penjual Pecel Horog-Horog - LiteraSIP","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Anak Penjual Pecel Horog-Horog - LiteraSIP","og_description":"29 Desember 2024 Anak Penjual Pecel Horog-Horog Oleh Kartika Catur Pelita* &nbsp; \u00a0 Aku ingin jadi penulis karena aku sayang pada kehidupan\u00a0\u00a0 Aku ingin jadi pengarang agar kelak namaku dikenang\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ***\u00a0\u00a0\u00a0 Malam telah larut. Syarifah Aulia selesai membantu Emak menyiapkan dagangan pecel horog-horog untuk esok hari. Gadis enam belas tahun itu sudah selesai pula mengerjakan &hellip; Anak Penjual Pecel Horog-Horog Read More &raquo;","og_url":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/","og_site_name":"LiteraSIP","article_published_time":"2024-12-29T06:45:20+00:00","article_modified_time":"2024-12-29T06:48:15+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":960,"url":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/thumbnail-cerpen-anak-penjual-pecel-horog-horog.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admLit3r4","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admLit3r4","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/","url":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/","name":"Anak Penjual Pecel Horog-Horog - LiteraSIP","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#website"},"datePublished":"2024-12-29T06:45:20+00:00","dateModified":"2024-12-29T06:48:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/9f576acc1ac16f7e3601817379e0143b"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/anak-penjual-pecel-horog-horog\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Anak Penjual Pecel Horog-Horog"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#website","url":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/","name":"LiteraSIP","description":"Memperkaya Dunia Dengan Literasi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/9f576acc1ac16f7e3601817379e0143b","name":"admLit3r4","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6c2628e77fe6c825dce8b8157d6ec60ba45e4d86cfa3330ae181844e5f9c11f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6c2628e77fe6c825dce8b8157d6ec60ba45e4d86cfa3330ae181844e5f9c11f?s=96&d=mm&r=g","caption":"admLit3r4"},"sameAs":["https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip"],"url":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/author\/admlit3r4\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1495","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1495"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1495\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1502,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1495\/revisions\/1502"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1499"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}