{"id":195,"date":"2023-01-29T01:16:29","date_gmt":"2023-01-29T01:16:29","guid":{"rendered":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/?p=195"},"modified":"2023-01-29T01:17:19","modified_gmt":"2023-01-29T01:17:19","slug":"puisi-puisi-ilham-wahyudi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/","title":{"rendered":"Puisi-puisi Ilham Wahyudi"},"content":{"rendered":"<p>23 Januari 2023<\/p>\n<h1><strong>Puisi-puisi Ilham Wa<\/strong><strong>h<\/strong><strong>yudi<\/strong><\/h1>\n<p>Oleh : Ilham Wahyudi*<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-192\" src=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ilustrasi-puisi-ilham-wahyudi-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ilustrasi-puisi-ilham-wahyudi-300x300.jpg 300w, https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ilustrasi-puisi-ilham-wahyudi-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ilustrasi-puisi-ilham-wahyudi-150x150.jpg 150w, https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ilustrasi-puisi-ilham-wahyudi-768x768.jpg 768w, https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ilustrasi-puisi-ilham-wahyudi-1536x1536.jpg 1536w, https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/ilustrasi-puisi-ilham-wahyudi.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Lebah<\/strong><\/p>\n<p>Ia bersayap selaput, berdengung bagai helikopter penambang yang mengintai tanah ulayat. Matanya batu pasir intan; gelap serupa malam tanpa gemintang. Di tubuhnya jutaan rambut siap menjadi pahlawan bagi anak-anaknya yang kelaparan, dan tentu pula penyebar kabar baik kepada beragam tanaman. Ia rela memakan nektar dan serbuk sari, semata agar kelak yang keluar dari perutnya, senang belaka kau menikmatinya: menjadi makanan atau obat-obatan. Ia hidup berkoloni; bekerja keras, bahkan sebelum perempuanmu menghidangkan roti dan segelas susu di pagi hari. (meski ada pula yang menyendiri serupa si <em>schizoid<\/em> yang acuh pada pujian dan kritikan) sungguh, ia adalah tamsil, supaya kau terlepas dari jerat waham yang menghalau pandang\u2014makna tujuan kau diciptakan. Ia tak mengenal pamrih\u2014bukan serupa si kaya yang rajin berderma, namun tega menginjak tengkuk tetangga\u2014meski esok anakmu iseng melempar istananya yang mengantung di pohon atau di atap rumah yang tua. Oleh karena itu\u2014jangan sampai terlambat\u2014segerakanlah memetik umpama dari perilakunya, sebelum kau tuangkan isi perutnya ke dalam minuman, atau kau oleskan di bibir kekasih yang kepayahan menelan karena seriawan.<\/p>\n<p><em>Akasia 11CT<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Laron<\/strong><\/p>\n<p>Bila kau pandai menyalakan bulan putih terang selepas hujan di rumahmu, maka jangan tangisi sayapnya berserakan di lantai. Cukup beri ia waktu sekadar, agar hasrat purbanya lunas sebelum cahaya syamsu memercik dari celah-celah pohon mangga. Ia tak pandai berlindung (betapa lemah menjaga diri) bila burung, tokek, atau cecak yang litak melihat ia kering cahaya. Tapi sungguh ia tak buta seperti saudaranya si pekerja dan si prajurit yang juga mandul meski syahwatnya utuh menggantung. Sebab itu ia begitu penting dalam puak nenek moyangnya\u2014menjaga tradisi turun-temurun sejak si jangkung dan si tambun masih kuasa di hamparan buana.<\/p>\n<p><em>Akasia 11CT<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Capung<\/strong><\/p>\n<p>Sungguh kau dan perempuanmu takkan mampu mengalahkan tubuh rampingnya, meski puasamu melampaui Daud. Ia mahir menjaga air, sehingga anak-cucunya bebas berenang sebelum pandai terbang melayang. Ia pun rajin menjaga tanamanmu supaya kutu dan wereng takluk dalam rahangnya yang tajam merunjam. Matanya indah tapi tak pantas kau jadikan umpama dalam puisi cintamu (seindah itukah?) Ia juga sebenar-benar pilot yang paling ulung di udara: menyamping, mengayun, bahkan berhenti sambil mengintai musuh. Maka hormatilah ia, semata agar banua yang kau tempati terus terjaga dari rakusnya tangan yang gila.<\/p>\n<p><em>Akasia 11CT<\/em><strong><br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p><strong><br \/>\nKupu-Kupu<\/strong><\/p>\n<p>Ia terang-benderang bagai pagi yang cerah setelah hujan. Tapi ia juga tembus dipandang mata bila usianya makin dewasa. Ia pun pintar belaka menyaru tanaman atau bunga yang mekar, lantaran ia begitu ringkih bagai pesawat kertas buatan anakmu. Jika kau rajin mengunyah maka ia rajin menyedot (sebenarnya aku bimbang memilih antara kata menghisap atau menyedot yang pantas aku sematkan dalam puisi pendek ini) namun jangan kau kira lidahnya mampu mencecap, sebab kakinyalah yang berjaya dalam perkara rasa. Akan tetapi sungguh, itu bukan inginnya melainkan takdir lahir yang ia bawa sejak purba. Maka jangan ajari ia sopan dan santun bila tangan dan lidah kau jadikan ukuran, karena ukuran tak pernah sama dalam menguji setiap rasa.<\/p>\n<p><em>Akasia 11CT<\/em><\/p>\n<p>===<\/p>\n<p><strong>*Tentang penulis<\/strong><\/p>\n<p>ILHAM WAHYUDI. Lahir di Medan, Sumatera Utara. Ia seorang juru bicara bagi teman-teman yang tak mau bicara dan Fuqara di Amirat Sumatera Timur. Puisi-puisinya ada yang ditolak redaksi ada yang dimuat redaksi. Buku kumpulan puisinya \u201cPertanyaan yang Menyelinap\u201d akan segera terbit. Akun Media Sosial: FB Ilham Wahyudi. Akun IG : ilhamwahyudi_ilham<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>23 Januari 2023 Puisi-puisi Ilham Wahyudi Oleh : Ilham Wahyudi* &nbsp; Lebah Ia bersayap selaput, berdengung bagai helikopter penambang yang mengintai tanah ulayat. Matanya batu pasir intan; gelap serupa malam tanpa gemintang. Di tubuhnya jutaan rambut siap menjadi pahlawan bagi anak-anaknya yang kelaparan, dan tentu pula penyebar kabar baik kepada beragam tanaman. Ia rela memakan &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Puisi-puisi Ilham Wahyudi<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":191,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"disabled","ast-breadcrumbs-content":"disabled","ast-featured-img":"disabled","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-195","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-puisi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.13 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Puisi-puisi Ilham Wahyudi - LiteraSIP<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Puisi-puisi Ilham Wahyudi - LiteraSIP\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"23 Januari 2023 Puisi-puisi Ilham Wahyudi Oleh : Ilham Wahyudi* &nbsp; Lebah Ia bersayap selaput, berdengung bagai helikopter penambang yang mengintai tanah ulayat. Matanya batu pasir intan; gelap serupa malam tanpa gemintang. Di tubuhnya jutaan rambut siap menjadi pahlawan bagi anak-anaknya yang kelaparan, dan tentu pula penyebar kabar baik kepada beragam tanaman. Ia rela memakan &hellip; Puisi-puisi Ilham Wahyudi Read More &raquo;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"LiteraSIP\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-29T01:16:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-29T01:17:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/thumbnail-ilustrasi-puisi-ilham-wahyudi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admLit3r4\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admLit3r4\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/\",\"url\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/\",\"name\":\"Puisi-puisi Ilham Wahyudi - LiteraSIP\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-01-29T01:16:29+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-29T01:17:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/9f576acc1ac16f7e3601817379e0143b\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Puisi-puisi Ilham Wahyudi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/\",\"name\":\"LiteraSIP\",\"description\":\"Memperkaya Dunia Dengan Literasi\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/9f576acc1ac16f7e3601817379e0143b\",\"name\":\"admLit3r4\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6c2628e77fe6c825dce8b8157d6ec60ba45e4d86cfa3330ae181844e5f9c11f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6c2628e77fe6c825dce8b8157d6ec60ba45e4d86cfa3330ae181844e5f9c11f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admLit3r4\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\"],\"url\":\"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/author\/admlit3r4\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Puisi-puisi Ilham Wahyudi - LiteraSIP","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Puisi-puisi Ilham Wahyudi - LiteraSIP","og_description":"23 Januari 2023 Puisi-puisi Ilham Wahyudi Oleh : Ilham Wahyudi* &nbsp; Lebah Ia bersayap selaput, berdengung bagai helikopter penambang yang mengintai tanah ulayat. Matanya batu pasir intan; gelap serupa malam tanpa gemintang. Di tubuhnya jutaan rambut siap menjadi pahlawan bagi anak-anaknya yang kelaparan, dan tentu pula penyebar kabar baik kepada beragam tanaman. Ia rela memakan &hellip; Puisi-puisi Ilham Wahyudi Read More &raquo;","og_url":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/","og_site_name":"LiteraSIP","article_published_time":"2023-01-29T01:16:29+00:00","article_modified_time":"2023-01-29T01:17:19+00:00","og_image":[{"width":500,"height":300,"url":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/thumbnail-ilustrasi-puisi-ilham-wahyudi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admLit3r4","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admLit3r4","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/","url":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/","name":"Puisi-puisi Ilham Wahyudi - LiteraSIP","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#website"},"datePublished":"2023-01-29T01:16:29+00:00","dateModified":"2023-01-29T01:17:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/9f576acc1ac16f7e3601817379e0143b"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/puisi-puisi-ilham-wahyudi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Puisi-puisi Ilham Wahyudi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#website","url":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/","name":"LiteraSIP","description":"Memperkaya Dunia Dengan Literasi","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/9f576acc1ac16f7e3601817379e0143b","name":"admLit3r4","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6c2628e77fe6c825dce8b8157d6ec60ba45e4d86cfa3330ae181844e5f9c11f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6c2628e77fe6c825dce8b8157d6ec60ba45e4d86cfa3330ae181844e5f9c11f?s=96&d=mm&r=g","caption":"admLit3r4"},"sameAs":["https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip"],"url":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/author\/admlit3r4\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=195"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":197,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/195\/revisions\/197"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=195"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=195"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sippublishing.co.id\/literasip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=195"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}