LiteraSIP

9 April 2023

Puisi-Puisi Faris Al Faisal

Oleh : Faris Al Faisal

 

 

KEMACETAN DAN BUNYI KLAKSON  

Pada saatnya akan terurai kemacetan
dan bunyi klakson kendaraan
adalah tegur sapa dari kekasih:
yang saling mencintai
sebagaimana kehidupan itu ada di tubuh
hati-hati di jalan, katanya
hati-hati, ucapnya
sebentang harap, tiang-tiang rambu
menjagamu

Situasi, berjalan
arah, jarak, kecepatan, dan waktu
kendali yang terlintas di pikiran
aspal-aspal menjadi padang rumput
yang menawan
bagi mata memandang

Indramayu, 2021

 

ONE WAY 

Setelah persimpangan, jalan
satu arah
ke selatan, terus ke selatan

Tak ada jalan lain, melainkan bukit yang dingin
potongan kabut, melayang
pergi dan pergi, cahaya matahari

Bumi yang kau ceritakan, hamparan putih
bunga bakung
kehidupan mewah dan aku merasa dicinta

Indramayu, 2021

 

AREA DIAWASI CCTV 24 JAM

Sudut-sudut di mana kau berdiri
area diawasi CCTV 24 jam

Apakah Tuhan
sedang liburan?

Indramayu, 2021

 

TAMU WAJIB LAPAR   

 Di warung ini tamu wajib lapar
bikin laporan, dan seorang pelayan mencatatnya
aku menuju ke meja panjang
kursi-kursi berhadapan, aku pilih
yang sendiri: di sisi kiri
dinding yang sunyi, bergetar sepi, lambungku

Pada etalase makanan, terbayang:
ayam goreng, telur dadar, ati ampela, ikan bawal,
sayur tahu kuning
kelezatan di masa kanak-kanak
aku merasa telah diingatkan
dengan begitu, aku tak pernah melupakan

Indramayu, 2021

==

*Faris Al Faisal, penyair. Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Indramayu dan Ketua Lembaga Basa lan Sastra Dermayu. Facebook www.facebook.com/faris.alfaisal.3,  Twitter @lfaisal_faris, IG @ffarisalffaisal

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *