LiteraSIP

16 April 2023

Puisi-Puisi Yuditeha

Oleh : Yuditeha*

 

Minta Nikah

jika akhir dari lajang adalah
segala yang pergi dengan serapah terdalam
selalu ada kecaman kepada niat buruk
kepastian tentang celaka terdapat
di sekujur hajat

dan setengah kehancuran
telah mengintip di balik harapan yang lemah
kepergian akan mengajak berpikir
kepada siapa saja yang tak pernah mau akur
dengan segala yang realis
dan semua menjadi semu

jika datang masanya tak menemukan tujuan
yang disertai watak culika akan gagal
karena di setengah jalan pikiran
semua menjadi berantakan ketika
seluruh yang rekat dihancurkan

masa depan tak bisa diandalkan
untuk membantu jalannya teori tentang
kesempatan yang dekat kepada
segala yang diharamkan

Karanganyar, 2023

 

 Wali Nikah

diberi wenang melahirkan kata
dari dalam cerita sebagai tawaran
datang dan pergi yang bisa
membuat ikatan atau
menceraiberaikan pengertian
tentang kapan kembali
kepada keyakinan

kebimbangan yang muncul
perlu disiasati untuk hidup dan mati
tak ingin jatuh dalam pilihan jelek
dan doa adalah tekad utama
menuju kerahiman

kami telah lelah
dan berjanji bersatu
dalam untung dan malang
kepada kelemahan yang akan
kami jadikan tempat saling menerima
dan rela sampai nanti tutup layar

Karanganyar, 2023

 

 Upeti Nikah

melepas dan menerima sebagai bukti hidup
bagaimana cara bumi memberi luka
kehadiran adalah laku rabi yang diwalikan

sementara pelepas dan penerima
memikul beban tentang mengikhlaskan
harta hidup untuk diuji
ke dalam jawaban nyata
lantas berkembanglah
menjadi penata hak

semua derita yang diperoleh dari
kebimbangan akan melebur
pada waktu yang telah dibungkus
menjadi ikatan darah

jalinan kerabat bukan mainan
yang bisa berhenti kapan saja ketika bosan
berani memegang ikrar

di gelanggang kenyataan
keringkihan bukan alasan menjadi
lemah, karena pikiran telah
mengobati segala kerapuhan

Karanganyar, 2023

 

Jadwal Nikah

keyakinan akan hadir di sekitar
pikiran yang tak mau berhenti mencoba
kaki berlari kencang untuk melewati
garis batas dan semua akan berharap
kepada keteguhan, tapi
bila muncul bebal akan menghancurkan
segala rencana
hitungan nasib bukan saja menjadi perwujudan laku
melainkan juga bisa menjadi tanda
atas matinya kesempatan

selalu ada cara untuk berkorban
dan rencana selalu mengacu kepada
fitrah yang benar
akibat dari perjumpaan
begitu saja hadir
waktu menjadi hakim pertama
untuk menandai bahwa
segala sesuatu bisa dipercaya atau basi seketika
dan kita tak pernah bisa menjadi penjaga
bagi jiwa kita sendiri

semua tak pernah tahu sampai turunnya
peri pengikat hingga mengajak kita
sampai kepada keinginan selamat
tapi kita bisa mengarahkan langkah kepada
harapan dan lari dari tabiat memalukan

Karanganyar, 2023

 

Ujian Nikah

dari segala ingkar menjadi cerai tak akan kembali
ke mana pikiran sering berpisah dan terlihat
dari perasaan mati atas pemikiran berbeda

perginya saudara karena tak mendulang pengertian
membawa kerabat menyusul kepada tangan kosong
tak ada lagi harapan jika diusir oleh pasangan
pergi untuk membuktikan keyakinan perihal
adanya senyum atau air mata yang jatuh

penerawangan sejoli menuntun kira tentang bagaimana
caranya menyembunyikan sikap yang sesungguhnya
menjadi masalah bagi ikatan suci kepada apa pun
yang tak bisa menjadi milik selamanya

semua berhak bahagia dan penolakan
akan membawa perasaan tak berharga
sampai kepada munculnya perselisihan
hingga muncul laku mungkir pada janji

hanya kepada pasangan yang mampu mengenali
secara utuh tentang penerimaan, akan mengembalikan
hati yang remuk karena gagal mendapat kesepakatan
lantas bertekad menatap masa yang belum datang

Karanganyar, 2023

 

===

*Yuditeha. Penulis tinggal di Karanganyar. Pendiri Komunitas Kamar Kata.

IG: @yuditeha2

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *