5 Januari 2025
Puisi-Puisi Ike Novita Indraswari
Oleh Ike Novita Indraswari*

Menuju Muara
/i/
Sendiri, duduk di kursi tanah beratap sunyi
Menunggu daun jenuh kering dan jatuh ke bumi
Hampir lelah mencari
Sebuah tempat tepat untuk hanyutkan fatamorgana
/ii/
Sebuah perahu kertas terombang-ambing di sungai ikhtiar
Tubuhnya basah karena menyerap cobaan
Sesekali terseret sesal, kenapa tak dengarkan nasihat bebatuan
Yang menghadang, minta menepi pada penerimaan
Tapi pesan sekujur tubuh ini harus sampai tujuan.
Meski mungkin telah berbentuk potongan
/iii/
Aku telah mati sekarang. Patahan rangka ini mohon diterima di muara-Mu. Jika harus kembali dihidupkan, tolong jadikan aku seekor belalang. Meski bertubuh kecil, namun kuat karena bersatu dalam kawanan.
Blitar, 07 Desember 2024
Ambruk Dihantam Fancy
Besar pasak daripada tiang
Belum sampai tengah bulan
Jari jemari sudah sibuk mencari
Tiang-tiang baru penopang hari
Cekrek.
Swafoto dengan identitas diri
Seperti dewa penolong
Yang sanggup menyokong
Foya-foya untuk bahagiakan jiwa
Staycation, healing lelah bekerja
Self reward berujung boncos dini
Ambruk dihantam life style serba fancy
Blitar, 10 Desember 2024
Ruang Rahasia
/I/
Kelopak mataku adalah kunci
Pembuka ruang rahasia
Tempat semua kata tak sekadar imaji belaka
Namun benar-benar nyata
Rapi, bersih, bahagia
Lezat, ceria, kaya raya
Fantasi warna-warni aliri denyut nadi
/II/
Baju kotor bersihkan dirinya sendiri
Mandi, berjemur, kering dan melipat diri
Container box penuh terisi
Mobil dan truk masuk tanpa instruksi
Para dinosaurus berjajar rapi
Beranak pinak lahirkan bayi
Asyik. Tak perlu beli mainan lagi
Sebuah pohon di sudut ruang
Tempat mengambil kenyang dan petik uang
/III/
Ketika kelopakku terbuka
Ruang itu menutup diri
Sebuah kekuatan dorong aku pergi
Sejauh realiti
Blitar, 11 Desember 2024
Sebuah Persembahan
tubuhku terbalut lumut
telentang di atas tanah basah
ditusuk aroma daun busuk
aku curi dengar
dari bisik rerumputan
tentang sebuah persembahan
ribuan lintah haus darah
mencari sempat dalam sekarat
rambat rekat menghisap cepat
tapi aku tak boleh kalah
dengan sisa tenaga dan iman pada-Nya
kutepis luka, berlari bangkit selamatkan diri
Blitar, 07 September 2024
===
*Ike Novita Indraswari, seorang ibu rumah tangga kelahiran 1997 asal Blitar Jawa Timur yang senang bermain kata. Mulai belajar menulis puisi dengan serius pada tahun 2024 lewat kelas puisi Asqa Imagination School (AIS). Tulisannya termuat dalam beberapa buku antologi dan media online.