LiteraSIP

Puisi

Puisi-Puisi Zikri Amanda Hidayat

27 Oktober 2024 Puisi-Puisi Zikri Amanda Hidayat Oleh Zikri Amanda Hidayat*     Batu dan Kunang-kunang Aku adalah batu Di tepi perigi Membilang bintang-bintang mimpi Lalu bulan sabit jatuh dari daun langit sepi Aku adalah batu Riak hati menyingkap kenang Matamu adalah kunang-kunang; Cahaya rindu yang menuntunku pulang Padang, 2024   Meja Percakapan Di atas …

Puisi-Puisi Zikri Amanda Hidayat Read More »

Puisi-Puisi Sujud Arismana

20 Oktober 2024 Puisi-Puisi Sujud Arismana Oleh Sujud Arismana*     Luka-Luka Buruh di langit-langit pabrik kita merayakan peluh meroyak tubuh ringkih para hamba buruh sayap patah berlumur darah langit tak berawan lagi lantas datang kepadaku genggam susut bulan sisa kantuk menggantung di bibir pagi gegap getir menyandera ketidakadilan kadang kau pesan kesedihan menyiratkan hilir …

Puisi-Puisi Sujud Arismana Read More »

Puisi-Puisi Andi Wirambara

13 Oktober 2024 Puisi-Puisi Andi Wirambara Oleh Andi Wirambara*     Petak Umpet yang Panjang setelah hitungan kesepuluh, aku berbalik dan membuka mata yang sedari tadi tertutup lalu menyesali, mengapa kita harus memulai permainan ini? 1. di taman ini, kuperiksa setiap kaleng-kaleng minuman yang berserakan, yang telah kosong seperti tatapan seorang tanpa rangkulan harapan-harapan di …

Puisi-Puisi Andi Wirambara Read More »

Puisi-Puisi Juansyah Nursedam

6 Oktober 2024 Puisi-Puisi Juansyah Nursedam Oleh Juansyah Nursedam*     Sebuah mangkok Setiap hari adalah milik mangkok Semacam penanpung Jakarta kini Ia tak mau pemiliknya tahu Ia hanya menampung bandung Dalam tidurnya Berkali-kali ia membayangkan Pelacur dan pemuka agama Masuk ke dalam dirinya Namun, ia tak pernah sadar Ia hanyalah seonggok mangkok Kelaparan Keserakahan …

Puisi-Puisi Juansyah Nursedam Read More »

Puisi-puisi Boy Hagel Tarigan

29 September 2024 Puisi-puisi Boy Hagel Tarigan Oleh Boy Hagel Tarigan*     Percakapan di Beranda Dia berkata di beranda: Jika pagi telah kembali ke luar jendela, Matahari pun bersinar tanpa tuntutan, Dan burung-burung yang bertengger di Dahan pohon, Berkicau tak serupa lengking alarm. Apakah kau mampu melantunkan kisah Dalam susunan nada-nada yang indah Untuk …

Puisi-puisi Boy Hagel Tarigan Read More »

Puisi-Puisi Yazid Ibnu Bashory

22 September 2024 Puisi-Puisi Yazid Ibnu Bashory Oleh Yazid Ibnu Bashory*     Rumah Pada Kalender Itu Pada gendang mata aku menaruh rumah mendengarkan matamu yang begitu candu cahaya matahari mabuk beringsut di serambi hari memuntahkan kerangka dan miniaturnya pada dinding pintu yang terbuka jendela menganga ruang tamu dengan bercak kopi hitam perbincangan kita dan …

Puisi-Puisi Yazid Ibnu Bashory Read More »

Puisi-Puisi Hidayatul Ulum

15 September 2024 Puisi-Puisi Hidayatul Ulum Oleh Hidayatul Ulum*     Riwayat Pertemuan Melongok riwayat ke dalam sumur ingatanku, aku hanya menemukanmu pada jam-jam siang tak lengang, seolah-olah dalam buku takdir yang bahkan tak dapat kupegang, rentang waktu hanya antara sebelas hingga satu siang, ringkas-singkat pertemuan. Bukankah tengah hari bagi kita terlalu kerap? Maka saat …

Puisi-Puisi Hidayatul Ulum Read More »

Puisi-Puisi Syafiq Rahman

8 September 2024 Puisi-Puisi Syafiq Rahman Oleh Syafiq Rahman*     Melankolia ; Kinta Dewanty Noor Rahchma  Angin berdesir manampar pipi kesepian Langit seketika di serang ribuan kalilawar Seperti gulungan badai hitam Yang mengangkut gubuk kenangan Resah makin basah Membikin aku tak ingin membuka pintu atau jendela Sebab, hal-hal yang terduga Menyergap tubuh kita untuk …

Puisi-Puisi Syafiq Rahman Read More »

Puisi-Puisi Muhammad Bahrudin Chabib

1 September 2024 Puisi-Puisi Muhammad Bahrudin Chabib Oleh Muhammad Bahrudin Chabib*     Kasus Terbungkus dalam Surat Cinta Di ruang sidang yang remang-remang, Kasus-kasus terbungkus dalam amplop surat cinta, Di balik stempel yang membeku, Ada janji-janji, bukan untuk hati, tapi untuk kekuasaan. Surat cinta ini, bukan untuk yang kita cintai, Melainkan untuk yang berkuasa dan …

Puisi-Puisi Muhammad Bahrudin Chabib Read More »

Puisi-Puisi Ahmad Rizki

25 Agustus 2024 Puisi-Puisi Ahmad Rizki Oleh Ahmad Rizki*     Song For Mutia —aku ingin membaca matamu a d a seekor k-u-d-a betina yang melayang, meninggalkanMu,  menjelma bukit Ciremai di tanah sunda yang akrab. mata emas itu penuh kegelapan malam, dihiasi impian liar dan air mata pembangkangan—dingin telah merasuk sejak bintang di rumah kecil …

Puisi-Puisi Ahmad Rizki Read More »