LiteraSIP

Puisi

Puisi-Puisi S Prasetyo Utomo

19 Maret 2023 Puisi-Puisi S. Prasetyo Utomo Oleh : S. Prasetyo Utomo*   MUARA SUNGAI Muara sungai mengalirkan aneka cerita laut meluap sampai muara. Dewa Baruna mengayunkan gelombang. Arus laut bagai ombak berbalik arah. Memutar alur sungai ke relung pemukiman. Jalanan tergenang air menerjang tiap ruang tanpa perlindungan. Muara sungai sekeruh lumpur tanpa mantra Tak …

Puisi-Puisi S Prasetyo Utomo Read More »

Puisi-Puisi Tri Astoto Kodarie

12 Maret 2023 Puisi-Puisi Tri Astoto Kodarie Oleh : Tri Astoto Kodarie*   WAJAH DI CERMIN TERBELAH Sepertinya ragu-ragu memandangi wajahnya sendiri cermin itu terpaku di tembok menahan nyeri lalu wajah itu milik siapa? Dengan rambut tergerai merampas kecemasan dengan senyum bias terurai Wajah itu tekun menganyam air mata hanya diam sendu tak ada yang …

Puisi-Puisi Tri Astoto Kodarie Read More »

Puisi-Puisi A. Warits Rovi

5 Maret 2023 Puisi-Puisi A. Warits Rovi Oleh : A. Warits Rovi*   HUJAN AWAL TAHUN setiap yang diingkari adalah mendung rahimnya menganga di jendela melahirkan hujan dan segala yang berwajah pelangi melengkung di gagang pintu gigil tak perlu disembunyikan dalam retak karatan tulang sebab ada kalanya sesuatu tak perlu telanjang untuk bisa dipandang punggung …

Puisi-Puisi A. Warits Rovi Read More »

Puisi-puisi Ruhan Wahyudi

26 Februari 2023 Puisi-puisi Ruhan Wahyudi Oleh : Ruhan Wahyudi*   Angkringan Tugu 1 Monokrom tugu menjalari sudut tatapanku orang belulang jal gonggongan anjing di kejauhan menakwil nasib tukang becak, pengamen dan pedagang kaki empat seakan mengakrabi hidup dengan siasat di pinggir jalan angkringan berbaris rapi menawarkan menu, menabur senyum menyihir orang belulang jalan mencicipi …

Puisi-puisi Ruhan Wahyudi Read More »

Puisi-Puisi Yasir Arafat Stalin

19 Februari 2023 Puisi-Puisi Yasir Arafat Stalin Oleh : Yasir Arafat Stalin   ORANG-ORANG PESISIR V   Tak ada lagi bisik pasir perihal risik girang gelombang Pantai tak lagi tumbuh menjadi suluh Di antara tubuh-tubuh yang acap menyampirkan kesedihan paling kumuh Orang-orang perkasa sarat kuasa menimbun rimbun gedung-gedung angkuh Pada mata yang kerap menampung gelisah Sauh …

Puisi-Puisi Yasir Arafat Stalin Read More »

Sajak-Sajak Faidi Rizal Alief

12 Februari 2023 Puisi-Puisi Faidi Rizal Alief Oleh : Faidi Rizal Alief*   tirakat laut berhentilah sebentar ombak berdebur. diam sejenak angin di dada janur bulan sudah menggelar sajadah lembut. pasir putih mengamini niat laut di bibirnya perahu bulan mengaji. di jantungnya berdetak seluruh sunyi sembahyang ini sembahyang batin laut. malam jadi saksi sampai subuh …

Sajak-Sajak Faidi Rizal Alief Read More »

Sajak-Sajak Amaliya Khamdanah

5 Februari 2023 Sajak-Sajak Amaliya Khamdanah Oleh Amaliya Khamdanah*   (P)ULANG KEMBALI Aku mengantarkanmu, sampai gerbang pertemuan, menuntaskan rindu pada kampung halaman, sisanya tak seperti yang lalu, katamu tanpa senyuman Aku mengantarkanmu, sampai ruang pertemuan; di otakmu, yang leluasa menyimpan kenang, aku melihat kau membisu, semua yang telah berlalu tak seperti harapmu Aku mengantarkanmu lagi, …

Sajak-Sajak Amaliya Khamdanah Read More »

Puisi-puisi Ilham Wahyudi

23 Januari 2023 Puisi-puisi Ilham Wahyudi Oleh : Ilham Wahyudi*   Lebah Ia bersayap selaput, berdengung bagai helikopter penambang yang mengintai tanah ulayat. Matanya batu pasir intan; gelap serupa malam tanpa gemintang. Di tubuhnya jutaan rambut siap menjadi pahlawan bagi anak-anaknya yang kelaparan, dan tentu pula penyebar kabar baik kepada beragam tanaman. Ia rela memakan …

Puisi-puisi Ilham Wahyudi Read More »

Sajak-Sajak Imam Budiman

22 Januari 2023 Sajak-Sajak Imam Budiman Oleh : Imam Budiman*   Setelah Tahun Baru di batas mana rumah tak terkasihi tahun beralih atas kehendak tuhan dan kota di jantungmu tetap basah di mana aku bisa pulang atau sekadar singgah barangkali bumi tergesa, kaki-kaki melambat, kepala lepas dari tubuh mata memasung kata ada senyap di selatan …

Sajak-Sajak Imam Budiman Read More »

Sajak-Sajak Sapta Arif

15 Januari 2023 Sajak-Sajak Sapta Arif Oleh Sapta Arif*   Dapur Si Loki Tua Seumpama lidahmu, lidah Sungu Lembu1. Tak ada ihwal yang tak tersingkap. Dunia tak ubahnya ketegangan yang tercerabut di ladang-ladang petani. Bulir peluh bercucur menyiram, meski langit hilang iba. Dan dapurmu, tetap bekerja tanpa kenal masa. Semestinya, dunia adalah perjamuan besar di …

Sajak-Sajak Sapta Arif Read More »